Kejutan Manis
Bab 52 dari Novel Komplek Mantan
Mishel: "Del, kamu nggak apa-apa?"
Dellvina keluar dari kamar mandi, wajahnya pucat. "Entahlah, Hel. Aku merasa tidak enak badan."
Mishel: "Sudah berapa lama kamu merasa seperti ini?"
Dellvina: "Beberapa hari terakhir. Aku pikir hanya masuk angin biasa."
Mishel menatap Dellvina curiga. "Del, jangan-jangan... Ayo kita ke klinik sekarang!"
Dellvina: "Tapi Hel..."
Mishel: "Tidak ada tapi-tapian. Ayo!"
Di klinik, setelah pemeriksaan...
Dokter: "Selamat, Bu Dellvina. Anda positif hamil."
Dellvina dan Mishel terkesiap, air mata bahagia mulai mengalir.
Dellvina: "Be-benarkah, dokter?"
Dokter mengangguk. "Iya, sudah masuk minggu keenam."
Mishel memeluk Dellvina erat. "Selamat, Del! Ya ampun, aku senang sekali!"
Dalam perjalanan pulang...
Mishel: "Del, kita harus beri kejutan untuk Azmi!"
Dellvina: "Iya, Hel. Tapi bagaimana caranya?"
Mishel: "Bagaimana kalau kita adakan makan malam? Kita undang teman-teman juga!"
Dellvina: "Ide bagus! Ayo kita hubungi archa, salsa, dan Resa untuk membantu."
Mereka segera menghubungi tiga sekawan itu.
Dellvina (di telepon): "Cha, bisa bantu aku dan Mishel? Ada kejutan untuk Azmi."
archa: "Tentu, Del! Ada apa?"
Dellvina menceritakan rencananya.
archa: "Wah, itu kabar yang luar biasa! Kami akan segera ke sana!"
Tak lama kemudian, archa, salsa, dan Resa tiba di rumah Dellvina.
salsa: "Jadi, apa yang bisa kami bantu?"
Dellvina: "Kita akan siapkan makan malam spesial. Resa, bisa bantu aku memasak?"
Resa: "Siap, Del!"
Mishel: "Aku dan archa akan menghias ruangan."
salsa: "Aku akan menyiapkan kue kejutan!"
Mereka mulai bekerja, sibuk menyiapkan segalanya. Suasana rumah dipenuhi tawa dan kegembiraan.
Dellvina (berbisik pada perutnya): "Sayang, kita akan beri kejutan untuk ayah. Semoga dia senang ya."
Sore menjelang, semuanya hampir siap.
Mishel: "Del, sebaiknya kamu hubungi Azmi sekarang. Suruh dia pulang cepat."
Dellvina mengangguk dan menelepon Azmi.
Dellvina: "Mas, bisa pulang cepat hari ini? Ada yang ingin aku bicarakan."
Azmi (di telepon): "Ba-baiklah, De. A-ada apa? Kamu baik-baik saja?"
Dellvina tersenyum. "Iya, Mas. Aku baik-baik saja. Pokoknya pulang ya."
Setelah menutup telepon, Dellvina berpaling ke teman-temannya.
Dellvina: "Oke, semuanya. Azmi akan segera pulang. Ayo kita selesaikan ini!"
Mereka kembali sibuk, memastikan semuanya sempurna untuk momen spesial ini. Dellvina tidak sabar untuk melihat reaksi Azmi saat mengetahui kabar bahagia ini.