Pencarian dan Keputusan
Bab 38 dari Novel Komplek Mantan
rayzan yang kebetulan ada di sana, mendengar langkah Ari.
rayzan: "Ari! Hei, ri! Ada apa?"
Namun Ari terus berjalan, seolah tak mendengar panggilan rayzan.
rayzan (bergumam): "Aneh, ada apa ya?"
Di jalan, Ari mengemudi dengan kecepatan tinggi, pikirannya kacau.
Ari (monolog internal): "De- Dellvina... ku-kumohon, dengarkan penjelasanku..."
Dia nyaris menabrak mobil di depannya, membuat klakson berbunyi nyaring.
Pengemudi lain: "Hei, hati-hati dong!"
Ari akhirnya tiba di rumah. Dia membuka pintu dengan tergesa-gesa.
Ari: "De- Dellvina! Dellvina, kamu di mana?"
Dia mencari ke seluruh ruangan, tapi Dellvina tak ada di mana pun.
Ari: "Ya Allah... ke-ke mana dia?"
Tiba-tiba dia teringat Mishel. Dengan cepat, dia keluar rumah dan menuju rumah rayzan dan Mishel.
Di dalam rumah Mishel:
Dellvina: "Hel, itu... itu suara Ari."
Mishel: "Iya, Del. Kamu mau ketemu dia?"
Dellvina menggeleng: "A-aku belum siap, Hel. Tolong... tolong bilang ke dia aku butuh waktu sendiri."
Mishel mengangguk: "Oke, Del. Aku yang akan bicara sama dia."
Mishel keluar dan menemui Ari yang sedang mengetuk pintu dengan panik.
Ari: "Ra-Mishel! Dellvina... apa Dellvina ada di dalam?"
Mishel: "Ari, tenang dulu. Iya, Dellvina ada di dalam."
Ari: "A-aku harus bicara dengannya, Rel. A-aku harus menjelaskan."
Mishel: "Ari, dengar. Dellvina bilang dia butuh waktu sendiri dulu. Dia belum siap ketemu kamu."
Ari terlihat hancur: "Ta-tapi Rel, i-ini semua hanya kesalahpahaman. A-aku harus--"
Tiba-tiba, ponsel Ari berdering. Dia melirik layarnya sekilas, ekspresinya berubah.
Ari: "Ma-maaf, rel. A-aku harus pergi sekarang."
Mishel: "Tapi Ari, bagaimana dengan Dellvina?"
Ari sudah berbalik, berjalan cepat menuju mobilnya. "A-aku akan kembali nanti. To-tolong jaga Dellvina."
Tanpa menunggu jawaban Mishel, Ari masuk ke mobilnya dan menyalakan mesin. Dia menatap sejenak ke arah rumah, berharap bisa melihat Dellvina.
Ari (berbisik): " Dellvina... ma-maafkan aku. A-aku mencintaimu."
Dengan berat hati, Ari menjalankan mobilnya, meninggalkan rumah Mishel. Pikirannya terbagi antara keinginan untuk menjelaskan pada Dellvina dan urusan mendadak yang memanggilnya pergi.