Puisi Rahasia
Diterbitkan: 10 Mei 2026
|
Kategori: Puisi
Setiap malam yang kini kulalui,
Rasanya semakin panjang dari sebelumnya.
Yang entah sejak kapan ini telah menjadi rutinitas.
Diam... adalah caraku mencintaimu.
Elok paras dan sikapmu membuat rasa ini hadir,
Lalu apa yang bisa kulakukan?
Lihatlah...
Aku hanya diam membisu tanpa berani mengungkapkan apa yang dirasa.
Karena kesadaran diri, yang sangat jauh dari kata sempurna.
Entah mengapa diri ini menjatuhkan hati padamu,
Sedangkan aku tak memiliki banyak hal yang bisa kubagi.
Untukmu, orang yang kini kusebut namanya dalam doaku,
Maafkan aku telah terlalu lama mencintaimu dalam diamku.
Alangkah bahagianya jika rasa ini terbalaskan.
Rasanya semakin panjang dari sebelumnya.
Yang entah sejak kapan ini telah menjadi rutinitas.
Diam... adalah caraku mencintaimu.
Elok paras dan sikapmu membuat rasa ini hadir,
Lalu apa yang bisa kulakukan?
Lihatlah...
Aku hanya diam membisu tanpa berani mengungkapkan apa yang dirasa.
Karena kesadaran diri, yang sangat jauh dari kata sempurna.
Entah mengapa diri ini menjatuhkan hati padamu,
Sedangkan aku tak memiliki banyak hal yang bisa kubagi.
Untukmu, orang yang kini kusebut namanya dalam doaku,
Maafkan aku telah terlalu lama mencintaimu dalam diamku.
Alangkah bahagianya jika rasa ini terbalaskan.