Langkah Tak Terbatas

Diterbitkan: 10 Mei 2026 | Kategori: Puisi

# Langkah Tak Terbatas Dalam rintik hujan yang membasahi bumi, Tumbuh setangkai bunga di tanah gersang. Meski akarnya tak sempurna memeluk tanah, Ia tegak berdiri, menantang badai. Ibu, kau adalah mentari yang tak pernah lelah, Menyinari jalan berliku dengan kasihmu. Tanganmu lembut menuntun langkahku yang tertatih, Matamu berbinar melihat setiap kemajuanku. Dunia ini labirin penuh duri dan batu, Tapi kakiku yang pincang tak gentar melangkah. Setiap hambatan adalah batu pijakan, Menuju puncak gunung impianku. Wahai kalian yang berjalan tegap, Lihatlah kami dengan mata hatimu. Kami bukan objek belas kasihan, Tapi insan yang haus akan kesempatan. Biarkan kami menari dengan irama berbeda, Dalam simfoni kehidupan yang beragam. Sebab keterbatasan hanya ada dalam pikiran, Dan semangat kami tak mengenal batas. Meski tubuh ini tak sempurna bentukny a, Jiwa kami mekar seperti bunga teratai. Di atas riak air yang bergelombang, Kami tetap mengapung dengan anggun. Bersama, mari kita rajut mimpi, Dalam kain pelangi keberagaman. Sebab dalam perbedaan, kita menemukan kekuatan, Dan dalam kebersamaan, kita temukan kesempurnaan.